Kawasan Percontohan – Road To SILENT AREA BANGKA

0

EO Semut Hitam kian berbenah setelah beberapa bulan belakangan ini vacum tidak kembali exsist bersama Juri Ronggolawe Babel sampai batas waktu yang belum ditentukan, dikabarkan habis kontrak dengan Ebod Jaya saat team redaksi temui ke salah satu pentolan EO Semut Hitam. Juri yang bertugas pun masih yang sama namun belakangan terakhir ini lebih memilih menggunakan pakaian biasa dan menyebutkan team juri’nya yaitu Independent Babel.

Foto Istimewa, Doc.Deje Buybuz

Usai kunjungan Big Bos CRKB (Citra Raya Kota Berkicau) ke Hutan Lindung didampingi Toto Ps dan Team (Sungailiat Bangka) pada bulan Januari lalu, kini Arena Lomba Burung Berkicau Hutan Lindung di Sungailiat berubah total gantangan’nya hampir mirip style gantangan di kota Tangerang dan wilayah lainnya di luar pulau Bangka.

Suasana Sesi Kacer, Peserta duduk manis menikmati kicauan tanpa teriak
Sesi Murai Batu, isian yang menonjol peserta pun dapat menilai banding-banding dengan gacoannya

Gelaran “Road To Silent Area” pada hari minggu kemarin 14/04/19 sukses menuai perhatian kicau mania, dari awal sesi hingga akhir gelaran berakhir kondusif tanpa teriak, “Jangan main di Hutan Lindung kalau masih berteriak karna akan kami Disskualifikasi, Ucap Emron”.

Sesi Kenari masih Exsist di Hutan Lindung

Kawasan yang teduh di sekeliling pepohonan rimbun bisa menjadi gebrakan baru EO Semut Hitam dalam setiap Event kedepannya, jika kondisi seperti ini bisa saja tempat ini menjadi kawasan percontohan untuk Lomba burung berkicau yang Silent Area dan dinantikan kicau Mania diKepulauan Bangka. Beberapa peserta yang hadir pun dari berbagai wilayah dipersilahkan masuk kedalam ring dengan jarak batas wajar agar tidak mengganggu kinerja para juri yang bertugas.
Datang, Gantang, Tenang, Diam, Lomba yang Asik tanpa harus teriak Kicau Mania Bangka juga bisa. “Harry Molor”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here