ANNIVERSARY DPW ORIQ JAYA KALSEL SUKSES REOG, SRI, PENDEKAR SOJU, TIN TIN, BABY AINK, BLAUGRANA, BORTE DAN KUMALA DATU TERBAIK

0
para juara berpose
Ketua, crew dan juri yang bertugas

MOJ- Gelaran lomba burung berkicau dalam rangka Anniversary DPW Oriq Jaya Kalimantan Selatan berjalan sukses. Gelaran yang di harlat di Arena Jordan Peramuan Banjarbaru pada Minggu, 30 Juni 2019 di ikuti oleh 700an peserta lebih. Ketua DPW Oriq Jaya Kalsel Edy menerangkan bahwa gelaran tersebut berjalan sukses sampai akhir hingga selesai sekitar pukul 19:00 Wita.

“Alhamdulliah lomba hari ini kumpul para kicau mania dari berbagai daerah, artinya mereka antusias dan sangat menghargai undangan lewat brosur yang kami sebar, saya pribadi dan segenap panita mengucapkan terimakasih banyak dan mohon maaf apabila masih ada kekurangan dan ketidaknyamanan dalam event ini” terangnya seusai lomba.

pinggir gantangan

Gelaran yang dihadiri oleh kicau mania dari berbagai daerah seperti Meratus BC Kandangan, Cahaya 8 Banjarmasin, Indra Sf Pelaihari, DMC Sf Bati-Bati, Golden Sf Banjarmasin, YB Sf Binuang dan sederet pemain lokal Banjarbaru merampungkan 27 race. Akhirnya pada akhir lomba menempatkan jago-jago terbaik yang di nobatkan sebagai burung terbaik.

Untuk kelas paling bergengsi Murai Borneo ada nama Reog jagoan Mr Puji dari Laskar Trikora. Reog yang agak lama vakum karena masa mabung main mengamuk pada sesi kedua. Tembakan khas kenari, lovebird dan cililin di muntahkan berkali-kali. Akhirnya Reog berhasil menempati podium 1,1,2 dan di nyatakan menjadi yang terbaik.

“Agak lama vakum ke lomba karena masa mabung dan birahi. Tetapi hari ini Reog tampil memuaskan walau sempat terseok di sesi pertama” terang Mr Pitung.

kelas murai borneo yang full gantangan

LB dewasa batas poin 1300 juga kelas neraka, bagaimana tidak lovebird papan atas Kalsel juga menghiasi arena Jordan hingga kelas akhir. Sebut saja Kanjeng Dimas milik Mr Anto, Kinta H Haris, Sang Ratu Billie Coopler, Kentir Mr Poniman, Sri Mr Soebi dan sederet nama lain yang juga langganan juara. Di partai neraka paruh bengkok ini akhirnya Sri milik Mr Soebi dari Meratus BC dinobatkan menjadi yang terbaik setelah podium 1,2,3.

“Hari ini Sri kena hoky, musuhnya berat-berat. Kami seluruh Crew BBL SF berterimakasih sudah mengantarkan Sri menjadi yang terbaik”, ujar Soebi kepada MOJ.

para juara berpose

Kelas Cucak Hijau nama Pendekar Soju milik Abah dari Cahaya 8 Banjarmasin di nobatkan menjadi yang terbaik. Soju tampil maksimal sepanjang race yang di ikuti. Cucak hijau yang terkenal dengan tembakan variasi dan jeda rapat ini harus berjibaku dengan cucak hijau lain seperti Naga milik Aris, Gladiator, Rambo, Preman dan sederet jago lainnya.

“Soju finish 2,1 pada event iuni. Perjuangannya yang berat menjadi yang terbaik. Semoga kedepan bisa terus tampil maksimal dan konsisten,” terang Abah.

lovebird terbaik

Blaugrana, kenari milik Cahaya 8 Banjarmasin juga menduduki podium terbaik setelah finish di 1,1,2. Blaugrana harus berhadapan dengan kenari mentereng lainnya seperti Panglima, Bima, Santana dan sederetet nama lain. Dikelas Pleci nama Borte milik Oenay juga menjadi yang terbaik. Dalam event ini Jabrik milik Siti Misbah harus mengakui kehebatan Borte. Sedangkan di kelas Kacer nama Kumala Datu milik H Dian Family menjadi kampium dalam event tersebut. Kumala Datu berhasil podium 1 dua kali dan mesti berhadapan dengan kacer mewah lain seperti Uncuy milik Isar, Kartasura dan Jarum yang merupakan miliknya sendiri.

 

Paling menarik di kelas LB Balibu sebab di kelas ini harus di nobatkan dua burung terbaik. Tin Tin milik Dody Tiar dari 6789 Sf yang podium 1,1 harus berbagi gelar dengan Baby Aink milik Mr Soeby dari BBL yang juga finish di 1,1

Sekedar diketahui dalam gelaran tersebut panitia memberikan doorprise dua ekor kambing dan sejumlah prodak Oriq Jaya dan beberapa barang sumbangan yang di undi di akrhir lomba . (isuuRKalsel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here