Ketua Pelaksana dan Juri yang bertugas

MOJ-Lomba dan Pameran burung berkicau dengan tajuk Ketan Basi Cup I yang digelar komunitas Kopi Buncu dan disupport Jogja Motor di Screen House Banjarmasin berjalan lancar. Bahkan lomba yang diikuti oleh peserta dari Kalsel, Kalteng, Kaltim dan dari pulau Jawa berjalan hingga pukul 21.00 wita. Pertarungan burung-burung untuk menjadi yang terbaik hingga pertarungan Bird Club dan Single Fighter juga sampai pada race terakhir. Ketua pelaksana Mr Aprilianto diakhir acara menyampaikan ucapan banyak terimakasih kepada seluruh kicau mania yang sudah mengikuti kegiatan tersebut.

“Gelaran lomba burung berkicau Ketan Basi Cup I alhamdulillah berjalan dengan lancar. Kalaupun masih ada kekurangan tentu saja itu menjadi koreksi kepada kami selaku panitia. Intinya saya secara pribadi dan mewakili seluruh yang terlibat menyampikan ucapan terimakasih dan permohonan maaf apabila ada yang kurang pas selama perlombaan,” terangnya.

Sumpah Juri oleh Ketua Pelaksana

Lomba yang dimulai pukul 11. 00 Wita dengan kelas Branjagan dan dilanjutkan Cucak Hijau antusias peserta sudah mulai terlihat. Pertarungan pertarungan para jagoan yang diikut sertakan para kicau mania membuat suasana lomba semakin ramai. Dikelas Cucak Hijau pasa sesi pertama menempatakan Dolphin milik Mr Raiyhan menjadi yang terbaik. Dolphin dengan gaya jambul ngetroknya dengan tembakan rapat harus bersaing dengan Emyu milik Yazid dan Sutejah milik Abi Ibra. Namun sayangnya penempatan posisi terbaik justru jatuh pada Cucak Hijau Predator milik H Reza yang berhasil finis satu dua kali.

Team Ketanbasi cup bersama para pemenang

Perjuangan Predator yag terseok-seok disesi awal ternyata cukup memuaskan disesi akhir. Predator harus berjibaku dengan gacoan lain seperti Ratu milik Mr Samsul, Rambo milik SRMR, Kang Daniel milik ZR, Patrol milik Tulus, Naga Bonar milik ZR, Pitak Balab milik Tejo dan sederat nama lain yang juga sempat mencuri poin disetiap race.

Kelas murai batu borneo

Sedangkan dikelas bergengsi Murai Borneo, pertarungan jagoan-jagoan langganan juara seperti Lorena milik Mr Dwi Sampit, Satu Jiwa milik SN, Gundala milik Miss Zihan, Cililin, Faitur, Den Bagus, Blorok, Dayak, Baracuda dan sederet nama lain membuat lomba terjadi perlawanan yang kuat dalam setiap race. Namun dewi fortuna berpihak kepada Lorena yang berhasil finish 1, 2 akhirnya menjadi yang terbaik. Lorena dengan tembakan khas Cililin beberapa kali dikeluarkan dengan variasi lagu lain seperti kenari dan kapas tembak. Lorena berhasil mecuri poin disesi kedua dan kelima akhirnya dinobatkan menjadi yang terbaik.

“Saya cukup puas dengan kinerja Lorena hari ini, selanjutkan Lorena akan kita siapkan untuk Kapolres Cup Banjarbaru pekan depan, “ ujar Mr Dwi Sampit yang kemarin mengawal langsung Lorena di lapangan.

Untuk kelas Kenari Small muncul nama Kelambu Kuning milik Alek dari D2 Gerri SF. Kelambu Kuning berhasil meraih podium 2, 1, 4 untuk kelas Small. Namun dikelas yang lain Kelambu Kuning juga berhasil podium 3, 3, 3 untuk kelas All size. Sedangkan untuk kelas All Size kenari Alap-alap milik Mr Mumul yang dinobatkan menjadi yang terbaik. Alap-alap kenari langganan juara tersebut harus berjuang melawan jagoan lain seperti Santana milik H Tapai, Bejad milik Eko D2 Gerry Sf, Roxy milik H Iwan Aceng.

Antusias pemain yang menjoki burungnya

Kelas bergengsi lainnya yaitu kelas Love Bird juga menjadi pertarungan yang sangat kuat dari semua jagoan yang hadir. Untuk kelas batas poin 1200 misalnya hadir nama-nama langganan juara seperti Govinda, Donggala, Sri milik Mr subi dari Meratus BC, Kinta Zr, Mj Haji Jay, Disel milik Deep, Omesh H Reza, Juminten milik Iwan dan sederat nama lain yang juga mencuri poin disetiap race. Sedangkan pertarungan untuk los poin burung-burung mewah hadir dalam event Ketan Basi Cup I tersebut. Ada Gendewo, Waja, Raden Mas, Bintang, Surti, Geboy, Kentir, Santosa milik Azis TBM yang didatangkan dari Solo dan sederet nama lain. Dikelas los point Waja milik Yudi Batu Kajang Kaltim yang memperkuat Trabas SF sempat mencuri poin disesi awal dengan poin 3360. Namun disesi selanjutnya Waja harus mengakui keunggulan Surti yang tampil konsisten disemua sesi. Akhirnya Surti yag juga memperkuat Trabas SF berhasil menjadi yang terbaik setelah finish 1,1. Dikelas Love Bird ada nama Selly  milik Abdi love Bird konselt yang baru muncul asli dari Banjarmasin. Love Bird dengan gaya geleng kepala saat ngekek tersebut sempat mendapat tawaran 90 juta saat loma kemarin.

Pemenang doorprice sepeda motor berpose bersama ketua panitia dan keluarga

Untuk kelas batas poin nama Kinta yang memperkuat ZR SF dinobatkan menjadi yang terbaik setelah finsh 1, 2. Kinta yang mempunyi durasi panjang dengan karakter menggigit ruji tersebut harus bersaing degan Govinda, Hellena, Pagats, Erha. “alhamdulillah Kinta bermain aman untuk hari ini, “ ujar Luthfi mekanik Kinta.

Kelas Love Bird Balibu juga batas poin menempatkan nama Pancasona milik Safii menjadi yang terbaik dari Kacong Mania setelah finish 2, 2, 1. Sedangkan utuk Love Bird balibu lost poin menempatkan Snot Loren milik Hafiz sebagai yang terbaik setelah naik podium 3, 1. Snot harus bertarung melawan Kabayan milik H Reza, Abu nawas milik Mr Subi, Kampret Junior milik Trabas dan Suliwa milik Trabas.

Dalam gelaran tersebut juga menemptakan Satria Muda sebagai Bird Club terbaik setelah meraih poin 2710 dan Meratus Bc menempati posisi kedua dengan poin 535. Sedangkan Single Fighter terbaik diraih OBB SF dengan poin 1530 dan runner Up diraih Trabas SF dengan poin 1280.(isuuRKalsel)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here